Showing posts with label pendapat. Show all posts
Showing posts with label pendapat. Show all posts

Wednesday, July 29, 2009

Sifat Seseorang Berdasarkan Tanggal Lahir dan Surah Al Quran


Oleh : Sirajuddin Abbas

Untuk mengetahui karakteristik sifat seseorang, kita bisa menganalisa menurut astrologi/zodiac, shio atau dari kalender Jawa. Tapi kali ini saya ingin berbagi info dari sini yaitu Menyibak Rahasia Karakteristik Sifat Seseorang Sesuai Tanggal Lahirnya Menurut Al-Qur’an. Percaya atau tidak terserah bagaimana anda menyikapinya.



Tanggal 1

Surat Al Fatihah (Pembukaan)
Menyukai hal baru, berbakat menjadi pemimpin, seorang pioneer (pelopor), idealis, cenderung ingin sempurna, pandai memanfaatkan kesempatan, egois, harus selalu jadi prioritas utama, sering mengulangi kesalahan yang sama, orang yang belum mengenalnya akan mengira sebagai sosok yang angkuh dan sulit ditaklukkan.


Tanggal 2
Al Baqarah (Sapi Betina)
Pekerja keras, taat akan hukum dan aturan, memiliki jiwa sosial dan kepedulian tinggi, menyukai hal-hal yang bersifat rutinitas, jika dia mampu ada cenderungan menjadi seorang dermawan, kurang inisiatif, sering dimanfaatkan orang lain serta gampang percaya kepada orang lain.


Tanggal 3
Al Imran (Keluarga Imran)
Seorang pemimpin (walaupun dalam kelompok kecil), berhati-hati dalam bertindak, mengayomi, tegas, suka suasana perdebatan dan agak cerewet, jika wanita ia cenderung tomboy, ingin menang sendiri, seorang pemimpi dan sering berfantasi.


Tanggal 4
An Nisa (Wanita)
Sensitif dan perasa, feminim, protektif terhadap keluarga, kreatif, kompak tapi mudah dipengaruhi, agak jahil (iseng), dan penggoda.


Tanggal 5
Al Maidah (Hidangan)
Diperlukan banyak orang, menyukai perubahan, memiliki insting yang lumayan, cepat bosan, ingin dilayani, susah diatur.


Tanggal 6
Al Anaam (Binatang Ternak)
Punya insting tajam, kurang mandiri, terkadang seenaknya sendiri, emosional, pemalu dan kurang percaya diri, dan cepat berubah pikiran.


Tanggal 7
Al A’Raaf (Tempat Tertinggi)
Cermat dan teliti, mudah mengambil hati orang lain, penuh inspirasi, terlihat sombong, suka meremehkan dan cepat puas.


Tanggal 8
Al Anfaal
Optimis, mobilitas tinggi, menyukai perubahan, emosional, gampang berubah pendirian, saat marah suka menyakiti diri sendiri.


Tanggal 9
At Taubah
Pemaaf, perfeksionis, mudah bergaul, tegas, tidak suka basa basi, tidak cepat puas, ingin selalu diperhatikan, keras kepala dan mudah goyah.


Tanggal 10
Yunus
Cepat menyesuaikan, banyak cara keluar dari persoalan, setiap kemauan harus terpenuhi, licin dan cerdik, tidak bisa dikekang dan susah diatur, mudah menyangkal dan banyak alasan.

Tanggal 11
Huud
Dibutuhkan banyak orang, mudah menerima, berhati-hati dalam berbuat, tidak banyak kemauan, pasif, terkadang diremehkan, peka perasaan.


Tanggal 12
Yusuf
Percaya diri, optimisme tinggi, tekun, teliti, disukai banyak orang, emosional, tidak mudah percaya, tidak bisa menahan keinginan, ambisius.


Tanggal 13
Ar Ra’du (Guruh / Petir)
Pemikir, dinamis, menyukai perbedaan, mudah menarik perhatia, logis, suka berdebat, tempramental, lambat memahami sesuatu.


Tanggal 14
Ibrahim
Pembimbing yang baik, patuh pada aturan, keras dan tegas, banyak rencana, rela berkorban.


Tanggal 15
Al Hijr (Batu)
Perfeksionis, keras kepala, telaten, gampang goyah pendiriannya, mudah dipengaruhi.


Tanggal 16
An Nahl (Lebah)
Rajin dan tekun, ramah, peka pada suasana di sekitarnya, berjiwa sosial, pandai memanfaatkan kesempatan, rapi, cerewet, sensitif dan agak cengeng, pendendam.


Tanggal 17
Al Israa
Idealis, banyak ide, suka berkhayal, emosional, lebih produktif jika beraktivitas pada malam hari (kegiatan yang baik dan bermanfaat).


Tanggal 18
Al Kahfi
Suka menolong, pengamat yang baik, pandai menyimpan rahasia, tidak mudah percaya, suka memendam masalah dan mengurung diri, susah ditebak maksudnya.


Tanggal 19
Maryam
Pengasuh, kekanak-kanakan, menyukai anak-anak, suka mengajar, sabar, memiliki banyak cara menyelesaikan masalah, bicara berdasar bukti, sering difitnah.


Tanggal 20
Thaha
Misterius, suka bepergian, memegang teguh aturan, suka lari dari masalah.

Tanggal 21
Al Anbiyaa
Bertanggung jawab, seorang pemimpin dan pemikir, pendengar yang baik, menerima apa adanya (ikhlas), tidak banyak kemauan.


Tanggal 22
Al Hajj
Segala sesuatu harus sempurna, mudah dipengaruhi, gampang terpengaruh, terburu-buru ingin cepat sampai tujuan, menyukai keramaian, sering berfikir muluk.


Tanggal 23
Al mu’minuun
Normatif, sensitif, feminim, fanatik terhadap sesuatu, mudah terpancing emosinya.


Tanggal 24
An Nuur
Mudah memberikan jalan keluar, cermat memilah masalah, pendengar setia, mudah tersinggung, suka mengungkit-ungkit, gampang menyalahkan.


Tanggal 25
Al Furqan
Punya skala prioritas, gemar membandingkan, ceplas ceplos, kurang inisiatif dan tidak banyak kemauan.


Tanggal 26
Asy Syuara
Pandai mengambil hati, suka berbelit-belit, kurang berani untuk menyampaikan keinginan, agak cerewet, tidak banyak keinginan, kurang romantis.


Tanggal 27
An Naml
Insting kuat, memiliki perencanaan yang baik, pandai memanfaatkan peluang, susah bekerja sendiri, mudah panik, tidak bisa disalahkan, mudah tersinggung, tidak bisa ditentang.


Tanggal 28
Al Qashash
Berani menyampaikan keinginan dan pendapat, memegang komitmen, mudah bergaul, tidak pernah kehabisan bahan pembicaraan, pendendam, emosional, romantis, pencemburu.


Tanggal 29
Al Ankabuut
Banyak kenalan, sabar, dinamis, kurang menyukai keramaian, tidak berfikir panjang, kurang pandai memelihara jaringan, bekerja kurang sistematis, mudah tersinggung.


Tanggal 30
Ar Ruum
Optimis, banyak akal, anggun, tempramental, suka bertindak semaunya dan ingin menang sendiri, pencemburu berat, setiap kemauannya harus dipenuhi.


Tanggal 31
Lukman
Bijaksana, seorang pemimpin, melindungi komunitasnya, sabar, tekad kuat, otoriter, setiap perintahnya harus dituruti.

Sesuaikah karakteristik sifat Anda berdasarkan Surat di atas ?
Wallahu’alam

Thursday, June 25, 2009

Panaskan Enjin Kenderaan..............betul ke perlu?

Upacara memanaskan enjin adalah antara amalan yang sinonim dengan hampir semua pengguna kenderaan di seluruh negara. Tak kiralah sama ada pemandu kereta, lori, van, bas sekolah, kereta kebal, motosikal berkuasa rendah dan sebagainya termasuk helikopter. Biasanya amalan ini dilakukan pada waktu pagi sebelum ke tempat kerja atau ke sebarang destinasi.

Ada yang memanaskan enjin selama satu minit. Ada yang memanaskan selama 5 minit. Ada yang keluar rumah, hidupkan enjin kereta, masuk rumah, sarapan, pakai stokin, pakai kasut, kunci pintu dan baru terhegeh-hegeh masuk kereta untuk memulakan perjalanan.

Patik syak makan masa dalam 15 minit juga. Brader-brader macam tu Patik ingat mesti bangun awal punya. Semua ini dilakukan kononnya demi untuk menjaga enjin. Demi untuk memastikan jangkahayat enjin panjang dan sentiasa berprestasi tip top.

Masalahnya sekarang, di manakah pelajaran tentang memanaskan enjin ini diajar? Kalau tak silap Patik, masa sekolah dulu pun tak ada pun cikgu-cikgu yang pandai-pandai ajar pasal benda ni. Masa pergi ambil kursus memandu di JPJ pun tak ada belajar benda-benda macam ni. Di univesiti pun tak ada belajar. Sekolah-sekolah agama rakyat pun tak ada menyediakan tajuk ini di dalam silibus pembelajaran mereka. Jadi di mana?

Berdasarkan pemerhatian Patik dengan sedikit kajian, upacara pemanasan enjin telah dilakukan sejak zaman-berzaman. Mula-mula mungkin datuk Patik start panaskan enjin kereta dia sebelum pergi sekolah kerja guru besar. Kemudian bapa Patik pula bila dah pakai kereta, teringat pula amalan datuk Patik masa nak pergi sekolah dulu. Jadi bapa Patik pun setiap pagi sebelum nak pergi kerja panaskanlah juga enjin Volvo kegemarannya.. Kemudian bila Patik dah besar, dah pakai kereta sports dua pintu, Patik pula ikut panaskan enjin kereta. Tapi sebenarnya Patik tak buat. Sebab Patik ada ilmu pengetahuan tentang enjin. Tambah lagi biasanya Patik bangun lambat. Soalnya sekarang adakah pemanasan enjin ini perlu dilakukan? Apa kebaikannya dan apa keburukannya? Lagi satu kalau anda bijak laksana, siapa orang yang mula-mula panaskan enjin kenderaan di Malaysia ni?

Di negara-negara yang mementingkan penjagaan alam sekitar untuk kehidupan dunia yang lebih baik di masa mendatang, pemanasan enjin adalah tidak digalakkan dan sesetengahnya ditegah. Negara Kanada telah memulakan kempen nasional mereka untuk mengurangkan pemanasan enjin yang tidak diperlukan. Kempen yang sama turut dilakukan di Jepun, United Kingdom dan di Amerika Syarikat. Ada di antaranya sudah menetapkan satu undang-undang bahawa enjin kenderaan tidak boleh dibiarkan hidup dalam keadaan pepura (idling) melebihi 5 minit atau 3 minit bagi kenderaan ringan. Kenapa perkara ini ditegah?

The Canadian Office of Energy Efficiency telah bersetuju bahawa cara yang terbaik untuk memanaskan enjin adalah dengan memandunya. Walaupun suhu persekitaran berada di takat -20 darjah selsius, mereka menyarankan enjin kenderaan hanya perlu dipanaskan pada sekitar 15-30 saat sebelum meluncur ke jalanraya. Bayangkanlah berapa agaknya suhu di Malaysia? Patik rasa memang dah tak payah nak panaskan enjin lagi dah. Start kereta terus jalan saja.

Salah seorang jurutera penghantaran kuasa di Ford, Amerika Syarikat iaitu Les Ryder berkata, "Engines run best at their design temperature". Berdasarkan kenyataan Encik Les Ryder itu, operasi enjin yang cekap, bersih dan efisien hanya berlaku pada suhu enjin di tahap 85-90 darjah selsius. Oleh itu membiarkan enjin lu orang di dalam keadaan pepura (idling) adalah bukan cara yang terbaik atau terpantas untuk memanaskan enjin. Lebih baik jika memandunya atau dengan kata lain stail Amerika, lagi 'gentle' kalau pandu terus.

Tabiat memanaskan enjin atau membiarkan enjin berada di dalam keadaan pepura (idling) dikatakan adalah satu perkara yang tidak baik dan berfaedah. Pertamanya ia menyebabkan pembakaran bahanapi tidak dapat dilakukan dengan sempurna. Pembakaran tidak lengkap membawa kesan buruk kepada dinding silinder. Sisa bahan api yang tidak terbakar akan turun ke dinding silinder lalu membersihkan minyak pelincir yang berada di dinding silinder. Maka apa yang terjadi adalah dinding silinder akan mengalami kehausan akibat tiada pelinciran di bahagian sepatutnya. Bahan api yang tidak terbakar juga boleh jadi akan turun perlahan-lahan ke bahagian takung minyak pelincir. Apabila ia bergaul, sifat minyak pelicir akan berubah dan hilang kecekapannya.

Di samping itu, tabiat ini juga boleh mendatangkan masalah kepada palam pencucuh. Ia akan menganggu suhu kerja palam pencucuh. Palam pencucuh yang tidak berada di suhu sepatutnya akan menjadi kotor. Oleh yang demikian ia akan mendatangkan kesan kepada peningkatan bahan api sebanyak 5%.

Pada waktu pagi, sesetengah kenderaan biasanya akan mengeluarkan wap dari ekzos. Wap itu bukanlah wap minyak daripada enjin yang mengalami kehausan. Ia adalah wap air normal yang terhasil daripada enjin yang sejuk. Jadi apabila terlalu lama enjin dibiarkan dalam keadaan pepura (idling), bertambah lama untuk enjin mengambil masa untuk panas. Ini menyebabkan wap air akan sentiasa berada di dalam sistem ekzos yang mana akan menjadikan paip ekzos cepat berkarat.

Kenderaan pada masa kini biasanya akan terdapat sebuah komponen yang dinamakan Catalytic Converter pada sistem ekzosnya. Kereta-kereta Malaysia pun Patik tengok dah mula pakai. Komponen ini disediakan bertujuan untuk mengurangkan tahap toksik yang terdapat pada sisa atau hasil pembakaran sebuah enjin pembakaran dalaman. Antara kerja yang dilakukan komponen ini termasuklah men-convert karbon monoksida kepada karbon dioksida, mengurangkan nitrogen oksida kepada nitrogen dan air, mengoksidakan hidrokarbon yang tidak terbakar kepada karbon dioksida dan air dan sebagainya. Jadi faedah yang boleh diperolehi daripada komponen ini ialah pencemaran udara dapat diminimakan.

Walaubagaimana pun, masalah yang timbul jika enjin berada di dalam keadaan pepura (idling), komponen ini tidak berfungsi. Maka enjin dengan sesuka hati dapat mencemarkan udara. Komponen ini akan berfungsi hanya pada tahap
suhu 400 - 800 darjah selsius yang dimana adalah pada satu kadar suhu yang sangat panas berbanding enjin. Semasa suhu itu ia akan bertindak menukar bahan tercemar dari sisa pembakaran enjin kepada bahan yang kurang berbahaya kepada alam sekitar. Bagi memastikan komponen ini cepat dan dapat berada di suhu yang mana ia boleh beroperasi, lu orang perlulah memandu. Bukan meninggalkan kereta hidup terbiar. Semakin lama enjin dibiarkan dalam keadaan pepura (idling) maka semakin lama juga Catalytic Converter ini tidur dan tak bekerja. Lu orang syak apa agaknya yang terjadi kepada alam sekitar?

Sekarang kita sudah mengetahui serba sedikit tentang keburukan memanaskan enjin. Ada tiga kesan yang penting di situ iaitu membazir bahan api, mencemarkan alam sekitar dan memunah wang ringgit. Mari kita lihat apa pula kebaikkan memanaskan enjin. Khabar-khabar angin mengatakan memanaskan enjin juga ada faedahnya. Salah satu perkara yang disebut adalah semasa enjin ditinggalkan di dalam satu tempoh yang agak lama, iaitu mungkin sehingga satu malam, bahan pelinciran akan turun meninggalkan komponen yang bergerak di dalam enjin ke bahagian bawah enjin. Jadi apabila kita mula menghidupkan enjin, kita perlu mengambil sedikit masa untuk memanaskannya supaya dapat memberi peluang bahan pelinciran itu naik dan beredar di setiap inci dan penjuru komponen dalaman enjin.

Ya perkara ini benar. Tetapi apa yang lu orang perlu tahu bahawa setiap enjin telah dilengkapkan dengan satu komponen yang dipanggil pam minyak pelincir. Pam minyak pelincir ini dijana oleh pusingan crankshaft. Makin laju crankshaft berpusing maka makin cepat pam bahan api berpusing seterusnya mengagihkan minyak pelincir ke bahagian dalaman enjin. Untuk memastikan crankshaft ini berpusing laju apa yang lu orang perlu buat? Adakah dengan hanya membiarkan enjin dalam keadaan pepura (idling)?

Kesimpulannya di sini tabiat memanaskan enjin di waktu pagi yang kononnya lagi lama lagi bagus adalah satu mitos yang tidak diketahui hujung pangkalnya. Perkara ikut-ikutan seperti ini bukanlah satu perkara yang asing bagi kita rakyat Malaysia. BMW sendiri pun cukup pantang kalau orang warm up enjin keretanya. Sebab dia orang tahu kalau enjin cepat rosak nanti mesti lu orang kompelin. Sebab itu kalau boleh BMW nak lepas hidup saja enjin kereta, terus blah cepat-cepat. Jangan tunggu-tunggu. Ini karang siap boleh masuk rumah pekena roti dua tiga keping, layan teh dulu sambil sembang-sembang dengan bini tapi enjin kereta terbiar hidup.

Satu perkara lagi yang boleh membantu mengurangkan pencemaran alam sekitar dan pembaziran bahan api adalah dengan mematikan enjin jika kenderaan lu orang tidak bergerak. Kalau tunggu makwe turun LRT, berhenti tepi jalan bergayut dengan telefon, tunggu bini masuk pasar mini beli barang dapur, dan tunggu anak balik sekolah depan pagar sekolah bawa bawalah matikan dulu enjin. Perkara itu tidak memberi sebarang faedah langsung malah boleh menyebabkan masalah pencemaran udara dan alam sekitar serta pembaziran wang ringgit. Sedarkah anda di dalam tempoh setahun, sikap mengurangkan enjin dibiarkan hidup dalam keadaan pepura (idling) ini mampu menjimatkan beratus ribu juta ringgit dan mampu menghentikan perlepasan jutaan tan gas rumah hijau ke atmosfera yang membawa pemanasan global.

Akhir kata setujukah anda bahawa memanaskan enjin di waktu pagi boleh menjahanamkan enjin dan dunia?